Bill Graham, Corvis L. Rantererung, Kristiana Pasau
Jurnal
Pengaruh Holding Time Pada Spot Welding Dissimilar Material Terhadap Kekuatan Dan Kekerasan
Abstrak
Perkembangan teknologi modern saat ini menuntut setiap pihak yang terlibat untuk meningkatkan kualitas barang
yang dihasilkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk adalah material, teknik fabrikasi spesimen, dan
teknik pengelasan. Proses pengelasan titik (Spot Welding/SW) memiliki 4 parameter yang harus diperhatikan, yaitu
arus pengelasan, tekanan titik las, waktu tekan, dan diameter permukaan elektroda. Tegangan luluh pada spesimen
normal Stainless Steel 304 dapat diperoleh sebesar 44,03 kgf/mm2 dan tegangan luluh spesimen normal Baja Lunak
diperoleh sebesar 25,93 kgf/mm2. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Program Studi Teknik Mesin, Fakultas
Teknik, Universitas Kristen Indonesia Paulus. Waktu penahanan 5 detik pada arus 6000 Ampere dan waktu
pentanahan 6 detik menghasilkan tegangan luluh sebesar 19,08 kgf/mm2, sedangkan waktu penahanan 10 detik
meningkatkan tegangan luluh menjadi 19,48 kgf/mm2, kemudian pada waktu penahanan 15 detik juga mengalami
peningkatan tegangan luluh sebesar 19,48 kgf/mm2, dan pada waktu penahanan 20 detik diperoleh tegangan luluh
tertinggi sebesar 21,6 kgf/mm2. Data uji kekerasan pada spesimen dengan pengelasan titik pada waktu penahanan 20
detik pada arus 6000 Ampere dan waktu pentanahan 6 detik memperoleh nilai kekerasan pada area logam las baja
lunak sebesar 101,9 HRN dan pada area HAZ baja lunak nilai kekerasannya menurun perlahan menjadi 96,2 HRN
dan pada area logam dasar baja lunak nilai kekerasan tertinggi adalah 118,9 HRN.
Key words: Spot Welding, Low Carbon Steel, Stainless Steel, Holding Time.
Dokumen Tersedia