PEMANFAATAN AGREGAT DARI SUNGAI MINNA KABUPATEN LUWU UTARA SEBAGAI CAMPURAN BETON NORMAL

| Gerry Gabriel E.S
6160505180215 | Teknik Sipil | Teknik

Agregat yang terbentuk dari proses aliran sungai berbentuk bulat dan licin. Salah satu fungsi agregat dalam konstruksi beton adalah memberikan kekuatan struktural. Mampu menyatu bersama bahan pengikat seperti semen, agregat membentuk kerangka kuat yang dapat menahan beban dan tekanan. Sungai Minna memiliki agregat yang cukup bersih membuat Sungai Minna ini dapat menjadi salah satu sumber agregat yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini dilakukan pengujian untuk mengetahui sifat mekanis beton normal. Adapun metode yang digunakan yaitu, sebagai bahan studi experimental kuat tekan, tuat tarik belah, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agregat dari Sungai Minna cukup baik sebagai material penyusun beton, hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengujian, untu mutu 25 Mpa diperoleh nilai kuat tekan pada umur beton 28 hari sebesar 25,266 MPa dan untuk mutu 32 Mpa sebesar 27,906 MPa, nilai kuat lentur yang diperoleh pada umur beton 28 hari, untuk mutu 25 Mpa sebesar 2,278 MPa dan 32 MPa sebesar 2,441 MPa, nilai kuat tarik belah yang diperoleh pada umur beton 28 hari, untuk mutu 25 MPa sebesar 3,394 MPa lalu untuk mutu 32 Mpa sebesar 2,678 Mpa, dan modulus elastisitas elastisitas berbanding lurus dengan nilai tegangan material dapat digunakan sebagai bahan beton untuk mutu 25 Mpa. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang baik sebagai bahan campuran beton struktural . Dari pembahasan pengujian kuat tekan, kuat tarik, kuat lentur dan modulus elastisitas untuk mutu 25 MPa memenuhi syarat sehingga material dapat digunakan sebagai bahan beton untuk mutu 25 Mpa. Kata kunci : Agregat, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Kuat Lentur, Modulus Elastisitas.


Informasi Detail :