Beton merupakan salah satu jenis material konstruksi yang sering digunakan untuk proyek pembangunan gedung, jembatan, jalan, dan bangunan lainnya. Sungai Walanae di Kabupaten Wajo satu diantara sungai penghasil material berupa agregat yang dimanfaatkan masyarakat setempat, namun hingga saat ini belum ada kepastian jika agregat tersebut layak digunakan sebagai bahan campuran beton. Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah karateristik beton yang menggunakan agregat Sungai Walanae Kabupaten Wajo memenuhi syarat sebagai bahan konstruksi beton. Untuk melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel beton menggunakan agregat Sungai Walanae Kabupaten Wajo guna mengetahui kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, dan modulus elastisitas. Pengujian sampel mutu rencana 25 MPa dan 30 MPa. Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 42 sampel, kuat tekan 24 sampel, kuat tarik belah 6 sampel, kuat lentur 6 sampel, dan modulus elastisitas 6 sampel. Berdasarkan hasil penelitian pengujian beton 28 hari untuk mutu 25 MPa mencapai mutu rencana diperoleh 25,455 MPa. Hasil pengujian beton 28 hari untuk mutu 30 MPa tidak mencapai mutu rencana diperoleh 27,152 MPa. Agregat dari Sungai Walanae dapat digunakan secara efektif dalam produksi beton dengan kualitas yang sesuai untuk struktural. Kata Kunci : karakteristik beton, kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas
Informasi Detail :