Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Keberhasilan suatu proyek konstruksi sangat bergantung pada ketersediaan dan peran tenaga kerja. Dalam pelakasanaannya kapasitas prodiktivitas tenaga kerja sangat penting untuk memberikan hasil yang optimal. Pada pembangunan Sekolah Dasar Al Azhar Summarecon Mutiara Makassar dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis produktivitas tenaga kerja khususnya pada pekerjaan pemasangan rangka atap baja wide flange. Kata kunci : Produktivitas, baja wide flange, pekerjaan rangka atap
Penggunaan alat berat dalam konstruksi jalan sering kali menghadapi tantangan terkait pemilihan jenis alat yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Kesalahan dalam pemilihan alat berat dapat menyebabkan pemborosan tenaga kerja, modal, dan waktu yang berlebihan, serta mempengaruhi produktivitas secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tipe pengembangan jalan, kapasitas dan kemampuan alat berat yang biasa agar dapat mendukung kelancaran proyek. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi produktivitas, alat berat yang digunakan dalam proyek rehabilitasi Jalan Tukad Badung Denpasar. Metode pengumpulan data adalah pemeriksaan informasi data sekunder untuk menghitung produktivitas alat berat. Kata Kunci : Produktivitas, Alat Berat, Jalan, dan Lapisan Pondasi Bawah
Stone Matrix Asphalt (SMA) adalah jenis campuran beraspal panas yang telah diakui secara luas sebagai campuran yang stabil, awet, dan tahan terhadap beban tinggi. Draindown adalah kondisi ketika agregat dan aspal memisahkan diri dari suatu campuran secara keseluruhan dan mengalir ke bawah campuran tersebut (pengaliran aspal). Uji drain down dilakukan pada campuran dengan kadar aspal optimum untuk memastikan bahwa pengaliran aspal yang terjadi pada campuran SMA sesuai dengan spesifikasi yang ada. Kata Kunci: Stone Matrix Asphalt, Drain Down, Sungai Walanae
Laik fungsi jalan merupakan kelayakan dari fungsi jalan untuk mengetahui kondisi suatu ruas jalan apakah telah memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis sehingga dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Jalan Daeng Ramang terletak antara persimpangan jalan Perintis Kemerdekaan km 17 dan persimpangan jalan Pajjaiang. Tata guna lahan pada ruas jalan Daeng Ramang yang dipilih sepanjang 600 meter. Sepanjang ruas memiliki lajur yang tidak seragam dan fasilitas perlengkapan jalan tidak dilengkapi rambu lalu lintas, marka jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan fungsi jalan yang di tinjau dari segi teknis geometrik jalan dan teknis perlengkapan jalan. Penelitian ini menggunakan metode kategori, pembagian segmen dibagi menjadi 6 segmen dan jarak persegmen adalah 100 meter. Hasil penelitian data teknis geometrik jalan didapatkan pengukuran jalur, bukaan median, saluran samping sudah sesuai dengan spesifikasi pedoman dan komponen yang tidak memenuhi persyaratan teknis geometrik jalan yakni lebar median dan lebar bahu jalan. Data teknis perlengkapan jalan 3 segmen yang sudah terdapat rambu tetapi pada 6 segmen yang ditinjau tidak terdapat marka jalan. Maka ruas Jalan Daeng Ramang dapat dikategorikan tidak laik fungsi (T), karena jalan tersebut tidak memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis kelaikan. Tetapi masih dapat memberikan keselamatan bagi pengguna jalan sehingga laik dioperasikan untuk umum. Kata Kunci: Laik Fungsi, Jalan, Persyaratan Teknis Jalan
Tanah merupakan dasar dari suatu konstruksi bangunan yang berfungsi menahan beban dari suatu struktur diatasnya, Oleh karena itu tanah harus memiliki daya dukung yang mampu menahan beban konstruksi. Untuk itu dilakukan stabilisasi guna meningkatkan daya dukung tanah menggunakan limbah karbit dan bottom ash. Untuk mengetahui sifat fisik tanah dan pengaruh penambahan bottom ash dan limbah karbit pada tanah dengan pengujian kuat geser. Kata kunci : Direct shear, Limbah karbit, Bottom ash, Stabilisasi tanah.
Kelayakan jalan, yang mencakup penggunaan jalan dan perlengkapan jalan secara tepat yang memberikan informasi kepada pengguna tentang aturan dan pedoman yang diperlukan untuk menciptakan arus lalu lintas yang aman, konsisten, dan efektif, merupakan kondisi yang harus dipenuhi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kelaikan Fungsi Jalan Landak Baru Kota Makassar yang di tinjau dari segi teknis geometrik jalan dan dari segi teknis Perlengkapan Jalan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Landak Baru Kota Makassar dengan menggunakan metode kategori. Kata Kunci : Laik Fungsi Jalan, Persyaratan Teknis Laik Fungsi Jalan, Jalan Landak Baru
Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan KM 12 merupakan fungsi jalan arteri primer dan merupakan jalan nasional, yang mana merupakan akses untuk menuju berbagai fasilitas umum, seperti sekolah, perkantoran, tempat ibadah, rumah sakit umum, maupun tempat-tempat perbelanjaan. Tujuan penilitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelaikan fungsi jalan serta memberikan usulan peningkatan jalan lebih berkeselamatan berdasarkan Peraturan Menteri PU Nomor 4 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri PU Nomor 11 Tahun 2023. Salah satu langkah efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas melalui uji laik fungsi jalan. Hal ini berarti bahwa infrastruktur jalan harus dirancang untuk memastikan keselamatan bagi pengguna serta memberikan kepastian hukum dalam penyelenggaraan dan penggunaanya. Proses analisis laik fungsi jalan dilakukan dengan penilaian visual dan pemantauan kondisi lapangan, yang kemudian dibandingkan dengan standar teknis yang berlaku untuk setiap komponen. Kata Kunci : Uji Laik Fungsi Jalan, Jalan Arteri Primer, Skala Bintang.
Sungai Rongkong merupakan salah satu sungai di daerah Sabbang, yang memiliki sumber material berupa agregat sungai yang cukup melimpah. Meskipun belum dapat dipastikan bahwa agregat sungai Rongkong ini layak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan beton untuk bahan konstruksi yang memenuhi Standar Nasional Indonesia dan memenuhi mutu beton yang baik pada pembangunan konstruksi. Tujuan. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik beton menggunakan agregat sungai rongkong sebagai bahan campuran struktural. Metode. Adapun metode yang digunakan yaitu, sebagai bahan studi experimental Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Lentur. Kata Kunci : Agregat Sungai, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Kuat Lentur
Konstruksi perkerasan jalan memerlukan ketebalan, kekuatan, dan daya tahan yang memadai untuk memastikan stabilitas jalan yang aman bagi pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam dengan menganalisis karakteristik fisik agregat batu dari Sungai Mallopie, Kabupaten Barru, dalam campuran Aspaltic Concrete-Binder Course (AC BC) yang disesuaikan dengan standar Bina Marga 2018. Kata Kunci : AC BC, Karakteristik, Agregat, Konvensional, Immersion