Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Sungai Tetean Kabupaten Mamasa memiliki agregat dalam jumlah besar tetapi belum ada penelitian yang mengarah kepada penggunaan material tersebut sebagai bahan campuran beton. Tujuan. Untuk mengetahui apakah material dari Sungai Tetean dapat di jadikan sebagai bahan beton dengan menggunakan pengujian laboratorium untuk menguji slump dan berat isi beton segar, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas beton. Metode. Metode penelitian bersifat percobaan laboratorium, pedoman yang digunakan untuk mix design berdasarkan SNI 7656:2012 dengan variasi mutu rencana 25 MPa dan 35 MPa.
Pemeriksaan tanah dasar sangat penting dalam pembangunan infrastruktur jalan karena kestabilan dan daya dukung tanah memengaruhi umur dan keamanan struktur. Jalan Sambueja di Kabupaten Maros memiliki tanah berbutir halus yang rawan rusak, terutama saat musim hujan. Oleh sebab itu, diperlukan pengujian kekuatan tanah sebagai dasar perencanaan dan perbaikan jalan. Kata kunci : Tanah Dasar, Klasifikasi AASHTO, USCS, DCP, Daya Dukung, Stabilisasi Tanah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) kasar yang menggunakan agregat batu Sungai Bambu dari Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, dengan fokus pada pengujian drain down dan kinerja Marshall. Tahapan penelitian meliputi pengambilan material di lapangan, pemeriksaan karakteristik agregat, aspal, dan filler, perancangan komposisi campuran, pembuatan benda uji, serta pengujian drain down dan Marshall konvensional. Kata kunci: Stone Matrix Asphalt (SMA) Kasar, Draindown, Marshall Konvensional.
Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang banyak di jumpai di indonesia. Namun ,sifat fisik dan mekanik lempung yang cenderung plastis dan mudah berubah menjadikannya kurang ideal untuk digunakan sebangai dasar konstruksi, karena memiliki daya dukung tanah yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan stabilisasi guna meningkatkan daya dukung tanah. Salah satu yang menarik perhatian untuk diteliti yaitu menggunakan serat ijuk aren dan semen. Kata Kunci : Kuat Tekan Bebas, Serat Ijuk, Semen, Tanah Lempung
Agregat Sungai Lauwa sering digunakan untuk pembangunan konstruksi yang bersifat sederhana seperti rumah tinggal sederhana. Oleh karena itu, penggunaan agregat Sungai Lauwa perlu ditingkatkan agar dapat menghasilkan mutu beton yang memenuhi standar untuk beton struktural. Beton merupakan campuran dari beberapa material, dimana bahan utamanya terdiri dari campuran semen, agregat kasar, agregat halus, air dengan atau tanpa bahan lain dengan perbandingan tertentu. Karena beton merupakan komposit (campuran) maka kualitas beton dipengaruhi oleh kualitas dari masing-masing material pembentuk. Kata Kunci : Agregat Sungai Lauwa, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur,modulus elastisitas.
Perkerasan jalan merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan infrastruktur yang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam hal pemilihn material guna memast ikan kualitas perkerasan. Kualitas perkerasan jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan sosial suatu wilayah. Untuk memastikan kualitas tersebut, diperlukan serangkaian pengujian terhadap karakteristik agregat selanjutanya menentukan komposisi campuran dan dilanjutkan pada prngujian drain down dan marshall konvensional. Kata Kunci : Drain down, Marshall Konvensional, Stone Matrix Asphalt.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur yang ramah lingkungan, inovasi dalam material konstruksi menjadi kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu inovasi tersebut adalah beton polimer yang menggunakan aktivator alkali sebagai pengikat agregat, menggantikan semen konvensional. Penelitian ini mengeksplorasi potensi abu tempurung kelapa yang kaya akan silika dan mineral sebagai bahan pengganti pada prekusor dalam pembuatan beton polimer.
Hambatan samping menjadi salah satu penyebap utama kemacetan pada Ruas Jalan Perkotaan salah satunya di Jalan Sultan Hasanuddin Kota Sungguminasa, dimana hambatan samping tersebut meliputi pejalan kaki, kendaraan berjalan lambat, kendaraan berhenti serta kendaraan yang keluar masuk dari sisi jalan. Sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin didominasi oleh Perkantoran, Sekolah, Bank, Toko bangunan, Pasar , dan Tempat Ibadah sehingga menimbulkan banyak hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai derajat kejenuhan dan kecepatan rata-rata ruang kada kondisi jam sibuk dan mengetahui pengaruh dari jumlah hambatan samping terhadap derajat kejenuhan dan kecepatan rata-rata ruang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, meliputi data primer seperti volume lalu lintas, hambatan samping, kecepatan kendaraan, dan geometrik jalan, serta data sekunder berupa data jumlah penduduk. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Dari hasil analisis dan perhitungan diiperolah jumlah hambatan samping berpengaruh 88,61 persen terhadap penurunan kinerja ruas (peningkatan nilai derajat kejenuhan), serta berpengaruh 62,16 persen terhadap penurunan kecepatan rata-rata ruang. Kata Kunci: Volume Lalu Lintas, Hambatan Samping, Derajat Kejenuhan, Kecepatan Rata-Rata Ruang
Yulita Tampang, 2021 penelitian ini dilakukan di kantor pusat Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Skripisi program studi Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar di bimbing oleh Prof. Dr. H. Baharuddin, MS. Sebagai pembimbing I dan Kordiana Sambara, SE.MM sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan pada Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Ada pun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 34 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan memberikan pernyataan secara tertulis kepada responden pada karyawan Koperasi Simpan Pinjam BALOTA. Adapun analisis data yang digunakan koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan berpengaruh secara signifikan pada kinerja karyawan. Kata kunci: Pelatihan, kinerja karyawan, Koperasi Simpan Pinjam BALOTA.