Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik serat tunggal, kekuatan tarik material komposit dan kekuatan impak serat batang pisang abaka akibat perlakuan pengasapan. Penelitian ini dilaksanakan di kota makassar dengan memilih tempat yang terkait dengan penelitian ini yaitu laboratorium metalurgi fisik dan workshop prodi Teknik Mesin UKI Paulus Makassar. Teknik pengumpulan data deilakukan dengan cara pengujian terhadap material-material yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa perlakuan pengasapan pada serat dapat mempengaruhi kekuatan tarik pada serat,seperti yang terjadi pada serat tunggaldengan pengasapan selama 3 jam yang mengalami kenaikan kekuatan tarik paling tinggi dan pada material komposit mengalami perubahan kekuatan tarik dan kekuatan impak yang berbanding lurus dengan kekuatan tarik serat tunggal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan gas terhadap kekuatan tarik dan kekuatan bending pada pelat baja karbon St 32 dengan pengelasan MIG. Penelitian ini menggunakan pelat baja karbon St 32 bahan di las dengan menggunakan pengelasan MIG dengan elektroda 0,8 mm dengan kampuh X dengan variasi tekanan gas 40 Psi, 45 Psi dan 50 Psi. Kata kunci : MIG, Tekanan gas, Kekuatan tarik, Kekuatan bending, baja St 32
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh terhadap kekuatan tarik dan impact sambungan las MIG (Metal Inert Gas) pada baja St 46. Kata kunci: MIG, sudut kampuh, pengelasan, kekuatan tarik, kekutan impact, baja St 46
Energi merupakan kebutuhan yang tidak pernah bisa dipisahkan dari kehidupan manusia di bumi ini karena merupakan kekuatan bagi manusia agar bisa bertahan hidup. Salah satu energi yang berguna dan penting bagi manusia adalah energi listrik. Dengan energi listrik manusia bisa melakukan hal yang menunjang kehidupan mereka, Menurut fakta lapangan bahwa ada beberapa PLTA dari sekian ratus PLTA di Indonesia yang hasil outputnya tidak maksimal akibat dari pengoperasian yang berlangsung terus-menerus maka akan kemungkinan terjadi penurunan unjuk kerja yang disebabkan oleh beberapa faktor-faktor. Maka dari itu, untuk memperbaikinya diperlukan perhitungan dan perencanaan yang handal agar performa dan menghasilkan output sesuai kapasitas dari pembangkit itu sendiri. Sehingga bisa dijadikan refrensi untuk perhitungan unjuk kerja ke depannya dan ketersediaan energi listrik bisa meningkat serta memenuhi kebutuhan energi listrik di Indonesia. Kata kunci: Equivalent Availabilty Factor (EAF), Equivalent Forced Outage Rate (EFOR)
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan sambungan spot welding antara baja karbon (mild steel) dan stainless steel 304 pada material yang tidak serupa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan variasi tekanan elektroda dan waktu spot welding untuk mendapatkan kondisi terbaik dari masing-masing material. Hasil uji tarik menunjukkan bahwa kekuatan sambungan spot welding pada baja karbon lebih tinggi daripada stainless steel 304, namun interaksi material pada daerah sambungan lebih kompleks pada material yang tidak serupa, yang mengakibatkan kegagalan terjadi pada zona HAZ pada kedua jenis material.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin pengelasan terhadap kekuatan tarik dan struktur mikro las SMAW dengan elektroda E6013. Bahan yang dilas baja karbon rendah dengan variasi media pendingin 5 detik 7 detik 9 detik dengan pengelasan SMAW polaritas terbalik menggunakan elektroda E6013 diameter 2,6 mm. Polaritas terbalik DC, yaitu dudukan elektroda dihubungkan ke kutub positif dan logam dasar dihubungkan ke kutub negatif. Spesimen dilakukan uji tarik dan struktur mikro. Kata kunci : Variasi Waktu Pendinginan, SMAW, Kekuatan Tarik, dan Struktur mikro.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kerusakan pada pengujian tarik geser pada sambungan rivet dengan variasi posisi rivet horizontal,vertikal dan serong 45 derajat. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Ilmu Logam Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus. Metode yang digunakan adalah dengan membuat spesimen dengan variasi posisi paku keling (rivet) vertikal, horizontal dan serong 45 derajat. Kata kunci : Rivet, Mild Steel, Pengujian Tarik Geser
FILLET (Dibimbing oleh Karel Tikupadang dan Benyamin Tangaran). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik pengelasan dan tegangan geser sambungan baja St 41 dengan metode penyambungan double transvers fillet dengan pengelasan MIG pada variasi tekanan gas CO2. Penelitian ini menggunakan material pelat baja St 41 dengan ketebalan 4 mm dan menggunakan metode pengelasan adalah MIG dengan variasi tekanan gas CO2, Tekanan gas divariasikan pada tekanan 30 bar dan 40 bar. Arus pengelasan yang digunakan adalah konstan pada 60 ampere. Kata kunci :Baja St 41, pengelasan MIG, Pengujian Tarik Geser.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik geser pada sambungan pelat mild steel yang disambung dengan rivet berbahan dasar Al-440 dengan variasi jarak rivet. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Ilmu Logam Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Metode yang digunakan adalah dengan membuat spesimen dengan variasi jarak paku keling (rivet) 4D,5D,5D, dan 7D. Kata kunci : rivet, mild steel, pengujian tarik geser