Temukan koleksi karya tulis ilmiah mahasiswa UKIP
Dalam menangani permasalahan longsoran dan kegagalan geser, banyak penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi penyebabnya, namun masih banyak rekomendasi penanganan yang telah dilaksanakan tetapi mengalami kegagalan, seperti yang terjadi di lokasi Jl. Poros Bittuang, Lembang Kole Palian, Kecamatan Bittuang. Kata kunci: kuat geser, pasir lanauan, relative density
Laik fungsi jalan adalah kondisi di mana suatu ruas jalan telah memenuhi persyaratan teknis dan administratif yang diperlukan, pada ruas Jalan Sultan Hasanuddin Kota Sungguminasa merupakan Fungsi Jalan Arteri Primer dan merupakan jalan nasional, yang mana jalan tersebut menjadi akses untuk menuju berbagai fasilitas umum, seperti perkantoran, sekolah, tempat ibadah, rumah sakit umum, maupun tempat-tempat perbelanjaan, dengan dilakukan penelitian di ruas jalan ini maka dapat dilihat faktor apa saja yang mempengaruhi kelaikan jalan, bagaimana kelaikan fungsi jalan pada ruas jalan Sultan Hasanuddin jika dilihat secara teknis berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 serta apa saja perbaikan yang diperlukan agar meningkatkan kelaikan pada ruas jalan tersebut. Kata Kunci : Uji Laik Fungsi Jalan, Jalan Arteri Primer, Skala Bintang.
Dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi di Indonesia, kebutuhan akan transportasi, khususnya transportasi darat, mengalami peningkatan, yang menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas. Peningkatan volume ini berdampak pada peningkatan beban yang diterima oleh struktur perkerasan jalan raya. Jika beban yang diterima terlalu berat, kerusakan pada konstruksi jalan dapat terjadi, yang bisa mengganggu kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Umumnya, pembangunan konstruksi perkerasan jalan menggunakan bahan standar yang berasal dari alam, seperti batu dan pasir. Kata Kunci : Karakteristik, AC BC, Stabilitas Marshall Sisa.
Di Kabupaten Sidenreng Rappang, terdapat salah satu sungai yang bernama Sungai Depok yang batunya belum diteliti, dan batunya juga belum di manfaatkan oleh masyarakat setempat dalam pembangunan pekerasan jalan dan sungai Depok juga memiliki banyak material berupa batu sungai yang hanya digunakan masyarakat sebagai pondasi rumah, namun tidak menutup kemungkinan dapat dijadikan sebagai bahan campuran aspal untuk jalan raya. Sungai Depok kabupaten Sidenreng rappang dapat di tempuh menggunakan roda empat maupun roda dua dan juga jalan menuju sungai Depok masih kurang baik serat jarak pengambilan sampel dari pusat kota Sidenreng Rappang sekitar 5 km. Perkembangan konstruksi jalan raya perlahan menggunakan tipe perkerasan lentur dengan aspal minyak sebagai bahan pengikat dan agregat serta filler atau pengisi campuran dalam campuran aspal beton yang akan digunakan dalam perkerasan jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik agregat dari Sungai Depok dan menilai kelayakannya dalam campuran AC-BC berdasarkan spesifikasi Bina Marga 2018. Metode penelitian melibatkan pengujian laboratorium terhadap karakteristik agregat, aspal, dan filler, serta pengujian Marshall konvensional dan Marshall Immersion untuk menilai stabilitas dan daya tahan campuran. Kata Kunci : Marshall, AC BC, Agregat
Adapun laju ekonomi yang bertambah di Kecamatan Saluputti didapati semakin banyaknya pembangunan, hal ini dapat membuka potensi penggunaan agregat lokal sebagai material utama yang di pakai untuk membuat beton. Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis merumuskan Tujuan, dari penelitian ini, Untuk mengetahui sifat mekanis beton segar dan beton keras dengan menggunakan agregat dari sungai Kuririk. Untuk mengetahui hubungan karakteristik beton yang menggunakan agregat berdasarkan sungai Kuririk kuat tekan, kuat tarik, kuat lentur dan elastisitas beton normal. Metode, Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 36 sampel. untuk kuat tekan 18 sampel, kuat tarik belah 6 sampel untuk kuat lentur 6 sampel dan modulus elastisitas 6 sampel. mutu rencana yang di gunakan 20 Mpa dan 30 Mpa. Hasil, berdasarkan hasil penelitian yang mutu memenuhi hanya mutu 20, sedangkan untuk mutu 30 tidak memenuhi Hasil pengujian kuat tekan. Kata kunci : Agregat, Beton, Kuat tekan, Kuat tarik belah, Kuat lentur, Modulus elastis
Fungsi utama jalan raya sebagai jalur akses kendaraan untuk mendukung pergerakan orang dan barang. Jalan Muhammad Tahir Iyalah salah satu jalan dalam kota yang dekat dengan perumahan, rumah ibadah, dan menghubungkan pusat pelayanan dalam kota. Pada segmen Jalan Muhammad Tahir mulai dari Jalan Kumala sampai Jalan Daeng Tata Raya sepanjang 900 m kondisi ruas jalan tersebut sering terjadi kemacetan imbas dari konflik kendaraan di persimpangan segmen jalan Daeng Tata Raya dengan jalan Daeng Ngappe. Segmen jalan Muhammad Tahir kurang rambu penyeberangan pejalan kaki, marka jalan, rambu larangan dilarang parkir, petunjuk rumah ibadah, dan petunjuk rumah makan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan kelaikan fungsi secara teknis geometrik dan manajemen rekayasa lalulintas pada ruas Jalan Muhammad Tahir. Metode analisis yang digunakan merujuk tata cara dan persyaratan kelayakan fungsi jalan, pemeringkatan bintang. Data survey dievaluasi objektif untuk menilai kemungkinan serta tingkat keparahan terjadinya kecelakaan di jalan. Skor Bintang dikelompokkan ke dalam lima peringkat yang terdiri atas Bintang 1, Bintang 2, Bintang 3, Bintang 4, dan Bintang 5. Hasil penelitian pada jalan Muhammad Tahir Kota Makassar, menunjukkan skor Bintang 4 jalan berkeselamatan, dan 5 yaitu jalan yang lebih berkeselamatan. Kata Kunci: laik fungsi Jalan Muhammad Tahir.
Sungai Karana memiliki agregat yang cukup bersih, dapat dilihat secara visual dengan aliran sungai cukup jernih membuat Sungai Karana ini menjadi salah satu sumber agregat yang dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai bahan konstruksi baik gedung maupun jalan. Namun belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa agregat sungai tersebut layak di gunakan untuk bangunan gedung bertingkat dengan mutu beton tinggi.Tujuan: Mengetahui kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas dengan menggunakan agregat Sungai Karana sebagai bahan campuran beton. Mengetahui hubungan antara kuat tekan dengan kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas beton yang menggunakan agregat Sungai Karana. Mengetahui karakteristik beton segar (uji slump dan berat isi beton segar) yang mengunakan agregat dari Sungai Karana. Penelitian ini dilakukan di laboratorium beton Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus. Adapun benda uji yang digunakan sebanyak 15, yang terdiri dari 12 silinder dan 3 balok. Agregat yang digunakan berasal dari Sungai karana, Kabupaten Mamasa. Adapun mutu yang direncanakan yaitu mutu 25 MPa dan 32 MPa. Kata Kunci: Agregat Sungai Karana Kabupaten Mamasa, sifat mekanis beton
Beton Self Compacting Concrete (SCC) adalah jenis beton yang sangat plastis dan mudah mengalir, sehingga dapat mengisi cetakan sepenuhnya hanya dengan beratnya sendiri dan polycarboxylate adalah zat aditif beton yang larut dalam air dan berfungsi untuk meningkatkan kualitas campuran beton secara signifikan Kata Kunci: Beton SCC, Kuat tekan, Modulus Elastisitas, Polycarboxylate
Pohon aren atau enau yang banyak ditemui di Indonesia merupakan penghasil serat ijuk. Selama ini serat ijuk banyak digunakan sebagai kerajinan tangan atau sebagai material konstruksi bangunan. Serat ijuk memiliki daya aliran yang cukup tinggi dalam mengalirkan air, sehingga hal ini menjadi alasan untuk dilakukan penelitian potensi serat ijuk dalam campuran SMA kasar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik batu Gunung Bittuang dalam campuran SMA Kasar kemudian dilakukan pengujian Draindown untuk mengetahui pengaliran aspal, pengujian Marshall untuk memperoleh karakteristik campuran dan pengujian Marshall Immersion untuk mendapatkan stabilitas Marshall sisa. Kata Kunci: Stone Matrix Asphalt Kasar, Batu Gunung, Karakteristik Campuran, Pengujian Draindown, Pengujian Marshall.