Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin, motivasi, dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Kabupaten Pegunungan Arfak. Kinerja pegawai merupakan faktor kunci dalam efektivitas organisasi pemerintahan, yang dipengaruhi oleh berbagai aspek, termasuk kedisiplinan, dorongan kerja, dan lingkungan budaya dalam organisasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pegawai Sekretariat DPRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, motivasi, dan budaya kerja memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai. Disiplin yang tinggi berkontribusi pada peningkatan produktivitas, sementara motivasi yang kuat dan budaya kerja yang positif memperkuat komitmen serta profesionalisme pegawai. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengambil kebijakan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui penguatan aspek disiplin, pemberian motivasi yang efektif, serta pengembangan budaya kerja yang kondusif. Kata kunci: Disiplin kerja, motivasi, budaya kerja, kinerja pegawai, organisasi pemerintahan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif data primer melalui penyebaran kuesioner terhadap 41 aparatur sipil negara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat. Untuk mengukur pengaruh langsung variabel Kepemimpinan, Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara dengan bantuan alat analisis menggunakan SPSS v.25, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Kepemimpinan (t hitung 2,695 > 2,030 dan nilai sig 0,000 < 0,05), Kompetensi (t hitung 5,724 > 2,030 dan nilai sig 0,001 < 0,05) dan Motivasi (t hitung 3,148 > 2,030 dan nilai sig 0,000 < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara. Hasil penelitian pengaruh secara simultan variabel Kepemimpinan, Kompetensi dan Motivasi dengan F hitung (14,194 > 3,181) terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat. Kata kunci: Kepemimpinan, Kompetensi, Motivasi, Kinerja aparatur sipil negara, Papua Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dan partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik di Distrik Nabire Kota. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah pegawai, kurangnya pelatihan, serta minimnya inovasi dalam sistem pelayanan menghambat efektivitas layanan. Selain itu, rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan oleh kurangnya kanal komunikasi yang efektif dan respons pemerintah terhadap keluhan publik. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya pelatihan pegawai, optimalisasi digitalisasi layanan, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam evaluasi pelayanan publik. Reformasi birokrasi berbasis transparansi dan akuntabilitas menjadi strategi utama untuk meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan wilayah dan metode yang digunakan, sehingga penelitian lanjutan direkomendasikan untuk memperluas analisis dengan pendekatan kuantitatif dan kajian terhadap efektivitas inovasi digital dalam pelayanan publik. Kata kunci: Pelayanan publik, Kinerja pegawai, Partisipasi masyarakat, Reformasi birokrasi, Digitalisasi layanan.
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi, khususnya di pasar berkembang seperti Indonesia. Di Makassar, sektor kuliner telah menjadi salah satu penggerak utama kegiatan ekonomi, namun banyak UKM yang mengalami kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam pengelolaan modal kerja dan likuiditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak modal kerja dan likuiditas terhadap kinerja UKM kuliner di Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mengumpulkan data dari 96 pemilik UKM melalui kuesioner terstruktur. Analisis ini menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja UKM, sedangkan modal kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, khususnya kemampuan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, sangat penting bagi keberlanjutan UKM di industri kuliner. Namun, pengelolaan modal kerja yang efisien saja tidak menjamin keberhasilan bisnis, yang berarti bahwa faktor lain seperti efisiensi operasional dan strategi pasar mungkin memegang peranan yang lebih dominan. Hasil ini memberikan wawasan berharga bagi pemilik UKM, pembuat kebijakan, dan lembaga keuangan dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan UKM. Penelitian di masa mendatang disarankan untuk mengeksplorasi variabel tambahan yang memengaruhi kinerja UKM, seperti literasi keuangan, transformasi digital, dan aksesibilitas pendanaan eksternal. Kata kunci: UKM, Modal Kerja, Likuiditas, Kinerja Bisnis, Industri Kuliner, Makassar
Penelitian ini membahas bagaimana dividen, profitabilitas, dan likuiditas kebijakan mempengaruhi nilai perusahaan. Seluruh laporan keuangan konsolidasi PT Gudang Garam Tbk dari 2014 hingga 2023 termasuk dalam populasi yang diteliti. Laporan neraca dan laporan laba rugi PT. Gudang Garam Tbk diambil pada waktu yang sama dengan metode sampling purposive. Uji asumsi klasik dan analisis regresi berganda digunakan untuk data sekunder. Penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen, likuiditas, dan profitabilitas secara bersamaan memengaruhi nilai perusahaan. Koefisien determinasi (R2) memiliki nilai 0,76, yang menunjukkan bahwa likuiditas, kebijakan dividen, dan profitabilitas mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 76%. Variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini mempengaruhi 24%. Kata kunci: Profitabilitas, Kebijakan Dividen, Likiuditas dan NilaiPerusahaan
BRImo saat ini menghadirkan berbagai layanan yang akan memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi perbankan. Permasalahan pada penelitian ini adalah sistem sering mengalami error dan berdasarkan review di Google Playstore banyak respon dari pengguna terhadap aplikasi tersebut. Karena masih terdapat beberapa keluhan dan penilaian yang kurang memuaskan, maka perlu dilakukan penelitian terhadap kepuasan pengguna untuk mengetahui seberapa tinggi kepuasan pengguna terhadap aplikasi BRImo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur persentase kepuasan pengguna aplikasi BRImo. Penelitian ini akan menggunakan dimensi-dimensi yang terdapat pada kualitas layanan seluler yang telah dimodifikasi agar sesuai dengan objek yang diteliti dalam penelitian ini. Data yang digunakan untuk diolah dalam penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner yang berjumlah 15 pertanyaan. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 96 orang responden. Setelah data dikumpulkan dari responden, data tersebut akan diuji validitas dan realibenya untuk mengetahui seberapa valid dan reliabel data tersebut yang nantinya akan diolah dengan metode CSI. Hasil penelitian ini terlihat pada perhitungan metode CSI diperoleh persentase kepuasan pengguna sebesar 83,59% dan dapat dinyatakan pelanggan merasa “Sangat Puas” terhadap kualitas layanan aplikasi BRImo. Kata kunci: Mobile Banking, BRImo, CSI, Mobile Service Quality, Kepuasan Pengguna.
Financial Technology (fintech) telah membawa perubahan signifikan dalam bidang akuntansi dan manajemen. Dalam akuntansi, fintech meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan, transparansi laporan keuangan, serta akurasi dalam audit melalui penerapan teknologi seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan machine learning (ML). Sementara itu, dalam manajemen, fintech berperan dalam transformasi strategi bisnis, pengelolaan risiko keuangan, dan optimalisasi operasional perusahaan. Penelitian ini mengkaji dampak fintech dalam kedua bidang tersebut dengan merujuk pada berbagai studi ilmiah terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun fintech memberikan banyak manfaat, masih terdapat tantangan dalam aspek regulasi, keamanan data, dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif dalam penerapan fintech agar dapat dimanfaatkan secara optimal di sektor akuntansi dan manajemen. Kata kunci: Financial Technology, Akuntansi, Manajemen, Kecerdasan Buatan, Machine Learning.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai pengelola pengadaan barang dan jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Mamberamo Tengah selama periode 2021–2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data yang terdiri dari tiga tahapan: reduksi data, display data, dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kerja pegawai masih belum optimal, dengan 42,85% responden menilai kinerjanya baik, 35,71% sangat baik, dan 21,43% kurang baik. Dari aspek kuantitas kerja, sebanyak 42,86% responden menilai baik, 35,71% sangat baik, dan 21,43% belum baik. Indikator pemanfaatan waktu menunjukkan bahwa 47,15% responden menilai baik, sementara 30% masih menilai kurang baik. Dari segi kerjasama, mayoritas responden (62,85%) menilai bahwa pegawai memiliki tingkat kerjasama yang baik. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kapasitas pegawai, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan efektivitas pengadaan barang dan jasa. Kata kunci: Kinerja Pegawai, Pengadaan Barang dan Jasa, Efektivitas, Digitalisasi
Literasi keuangan dan inklusi keuangan memegang peranan penting dalam memastikan kesejahteraan finansial pemilik usaha kecil dan menengah (UKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kesejahteraan finansial pemilik UKM di Makassar, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 96 pemilik UKM melalui kuesioner terstruktur. Model penelitian diuji menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menilai hubungan antar variabel. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kesejahteraan finansial pemilik UKM. Namun, literasi keuangan memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan dengan inklusi keuangan. Hasil penelitian menyoroti pentingnya meningkatkan pengetahuan keuangan dan memperluas akses ke layanan keuangan untuk meningkatkan stabilitas dan pertumbuhan keuangan UKM. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris tentang hubungan antara literasi keuangan, inklusi keuangan, dan kesejahteraan finansial di sektor UKM. Para pembuat kebijakan dan lembaga keuangan harus menerapkan program yang ditargetkan untuk memperkuat literasi keuangan dan mempromosikan sistem keuangan yang inklusif untuk mendukung keberlanjutan UKM. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Kesejahteraan Finansial, UKM, Structural Equation Modeling