Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
<div> The Kondo Sapata Mamasa Hospital Pharmacy is one of the work units of the Kondo Sapata Mamasa Hospital. The process of processing drug distribution data is still done manually, so a number of problems arise, one of which is pharmacy staff having difficulty finding drugs and difficulties in getting information about drug stocks. Another problem is that when the stock of the medicine ordered by the patient runs out, it is difficult for the staff to know at the pharmacy where the medicine the patient is looking for is available. Apart from that, consumers or the public have difficulty finding the medicine they need because they have to go to pharmacies in Mamasa one by one. This research aims to design and create a web-based drug distribution information system, as well as test a web-based drug distribution information system using the black-box method. This research resulted in fifty-eight (58) implementations of interface designs into forms and produced thirty-eight (38) outputs. The results of system testing using the black-box testing method on fifty eight (58) modules, it was found that the test results for all modules were as expected. This means that overall the system has worked as expected. Key words: Integration, distribution, medicine, pharmacy </div>
<div> Abstrak Perancangan sistem kelistrikan menjadi elemen krusial dalam konstruksi gedung untuk memastikan efisiensi, keandalan, dan keselamatan instalasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem instalasi listrik yang optimal untuk Gedung C Universitas Kristen Indonesia Paulus, yang difungsikan sebagai laboratorium OSCE, ruang konsultasi, dan ruang perkuliahan. Metode perancangan yang diterapkan meliputi survei lokasi, analisis dokumentasi teknis, wawancara, serta perhitungan analitis untuk kebutuhan daya dan pemilihan komponen yang mengacu pada standar PUIL dan SNI. Hasil rancangan menetapkan penggunaan kabel NYM 3×2,5 mm² sebagai penghantar utama dengan Kemampuan Hantar Arus (KHA) 26 A. Sistem proteksi menggunakan MCB dengan rating 4–16 A yang disesuaikan dengan arus nominal pada setiap grup beban. Panel distribusi dirancang dengan pembagian grup beban yang merata untuk mencegah arus berlebih dan meningkatkan efisiensi distribusi energi. Desain instalasi kelistrikan ini telah berhasil dirancang regulasi yang berlaku untuk mendukung operasional gedung yang aman dan optimal. Kata Kunci: daya, Instalasi, kabel, penerangan, PUIL </div>
<div> ABSTRACT A waterwheel is a technology that has been used by people in rural areas to lift and distribute water to a higher base than water sources. The waterwheel has a relatively simple design, large diameter, high speed and high torque. However, its application as a micro-hydro with high speed and small diameter remains to be explored. Waterwheels can operate efficiently in locations with high flow rates. The waterwheel functions from the blade of the waterwheel as a place to ride water so that the wheel can rotate. This research is an experimental study made in the form of a laboratory scale by comparing three models of blades, namely curved blades, bent blades and flat blades. The purpose of this study is to provide recommendations regarding the most appropriate type of blade to use. This research was conducted with three stages of testing, namely testing for curved, bent and flat blades. Each test of the blade model is carried out with seven variations of the flow rate which is adjusted to the cross-sectional opening of the water channel. From the results of the undershot waterwheel test by comparing three models of blades using seven variations of the same flow rate, the greatest power is found in the curved blade waterwheel, then the flat blade and the bent blade. This shows that the curved blade waterwheel is the most suitable for use. Key words: Undershot Waterwheel; Curved Blade; Bent Blade; Flat Blade; Laboratory Scale. </div>
<div> ABSTRAK Dusun Makula’ berada di Desa Lembang Mesakada Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, berada pada ketinggian 3.000 m dari permukaan laut (dpl) yang diapit oleh pegunungan dengan kondisi geologi tanah liat yang berbatu dan mudah mengalami longsor. Kehidupan masyarakat Dusun Makula’ Desa Lembang Mesakada menggantungkan hidup dari hasil pertanian dan perkebunan. Hasil pertanian yang umum mereka tanam sebagai sumber mata pencaharian mereka yaitu padi, sayuran dan ikan. Hasil perkebunan dan pertanian masyarakat sebagian besar dikonsumsi untuk kehidupan sehari-hari dan sisanya dijual ke pasar yang ada di Kecamatan, namun hasil penjualan yang peroleh sangat rendah akibat kualitas hasil dari pertanian pun rendah akibat dari kebun, sawah dan kolam ikan mereka hanya bergantung pada kondisi air tadah hujan. Dusun Makula’ merupakan daerah pedalaman yang tidak dapat dijangkau oleh Perusahaan Daerah Air Minum sehingga seluruh aktifitas mengandalkan sumber mata air bersih dari mata air terjun yang ada di daerah tersebut. Jarak tempuh mata air dari Dusun Makula’ ± 2 km dengan rute jalan tanah yang melewati beberapa bukit. Oleh karena itu dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk pengadaan dan pendistribusian air bersih. Kegiatan tersebut secara teknis berupa pemasangan pipa paralon yang baru dari sumber mata air. Tahapan dalam kegiatan tersebut adalah mengadakan forum diskusi bersama warga terkait kebutuhan air bersih, survey ke lokasi yang akan menjadi titik pemasangan pipa paralon, dan proses pemasangan pipa paralon yang dilakukan bersama warga masyarakat setempat. Hasil dari pengabdian ini adalah air berhasil dialirkan dari mata air terjun ke Dusun Makula’ Desa Lembang Mesakada. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih tanpa menempuh perjalanan yang jauh untuk mengambil air. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, terlihat dari antusias warga dalam rangkaian kegiatan pengabdian. Kata Kunci: Air bersih; sistem perpipaan; Dusun Makula’ </div>
<div> ABSTRAK Tujuan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat adalah pemanfaatan potensi energi Surya yang sangat besar potensinya di lingkungan alam bebas di sekitar nelayan dan dapat langsung dimanfaatkan, namun belum digunakan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas nelayan tradisional. Selama ini nelayan pada waktu melaut mencari dan menangkap ikan selalu merugi karena sebagian besar ikan tangkapannya sudah tidak segar dan mulai membusuk ketika sampai di pelabuhan atau daratan sehingga ikan mereka menjadi murah dan merugi. Nelayan sangat membutuhkan teknologi tepat guna sebagai pendingin ikan ramah lingkungan yakni memanfaatkan energi Surya dan refrigeran yang ramah lingkungan serta untuk penerangan. Metode pelaksanaan adalah menerapkan teknologi konversi energi surya menjadi energi listrik yang ditampung di accumulator kemudian digunakan sebagai sumber energi mendinginkan ikan dan listrik untuk lampu penerangan nelayan pada waktu berlayar pada malam dan siang hari. Hasil kegiatan pendinginan ikan ramah lingkungan dengan energi Surya sebagai sumber energi listrik merupakan teknologi tepat guna untuk mending ikan nelayan saat melaut. Pendingin tersebut sangat baik untuk mendinginkan ikan mempertahankan kualitas ikan, warna segar dan cerah, dan meningkatkan kualitas serta harga jual ikan tangkapan nelayan. Kesimpulan bahwa teknologi pendingin ikan ramah lingkungan dapat berfungsi dengan baik. Kata Kunci: Pendingin, Ramah, Lingkungan </div>
<div> ABSTRAK Toko Oleh-oleh Toraja merupakan jenis usaha yang bergerak dalam bidang jual beli oleh-oleh khas Toraja berupa cendera mata. Penjualan oleh-oleh khas toraja belum menggunakan media online sehingga konsumen agak kesulitan untuk mendapatkan informasi ketersediaan oleh- oleh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi penjualan oleh-oleh kas Toraja pada toko oleh-oleh toraja berbasis web dengan menggunakan metode Pareto ABC. Rancangan sistem terdiri dari lima puluh dua (52) modul form dan menghasilkan Sembilan belas (19) output yaitu yaitu nota penjualan online, nota penjualan offline, laporan rekap penjualan produk, lapoan penjualan rekap online, laporan rekap penjualan offline, laporan semua produksi produk, laporan produksi baju kaos, laporan produksi dress, laporan produksi sarung, laporan pembelian semua produk, laporan pembelian produk kalung, laporan pembelian produk gelang, laporan pembelian produk miniature tongkonan, laporan pembelian produk topi, laporan pembelian produk lainnya, laporan stok produk, laporan penjualan produk paling laris, laporan penjualan produk laris, dan laporan produk kurang laris. Hasil pengujian sistem menggunakan metode black-box testing terhadap lima puluh (52) modul, didapatkan bahwa hasil pengujian semua modul adalah sesuai dengan yang diharapkan <br><br> Kata Kunci: Pareto ABC, Web, Black-box Testing </div>
<div> Abstrak Turbin pelton adalah jenis turbin air implus yang memanfaatkan energi potensial air sebagai sumber listrik. Energi potensial yang terkandung dalam air dihasilkan dari air yang jatuh tinggi atau sebagai akibat dari pembuangan air yang mengalir dari sungai. Potensi kebutuhan air dengan head tinggi dan debit kecil menjadikan turbin Pelton pilihan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diameter nozzle terhadap kinerja turbin pelton. Setelah menganalisis data dari hasil yang diperoleh pada setiap variasi diameter yang telah diuji, kemudian buatlah grafik dengan menggunakan rata-rata Head sehingga dapat dilihat pengaruh Head terhadap Turbin Pelton. Prosedur pengujian yang dilakukan pada penelitian turbin pelton dengan mengatur variasi diameter nozzle. 1.Memeriksa instalasi turbin pelton,2.Mengisi air kedalam drum air hingga terisi berkisar 3 4 ⁄ volume drum,3.Tutup rumah turbin.Sambungkan cok listrik pada tubrin pelton ke sumber listrik,4.Nyalakan inverter frekuensi dan juga lampu pada setiap sambungan yang terpasang Saat runner turbin sudah berputar, lihat data beban, kecepatan alir, kuat arus, tengan, tekanan suction, tekanan discharger yang tertera kemudian dicatat data tersebut,5.Melihat kecepatan putaran generator dengan menggunakan tachometer digital yag dihubungkan pada poros generator, kemudian dicatat kecepatan putaran tersebut,6.Melihat daya output , lalu dilihat lampu yang menyala pada saat pengujian, kemudian dicatat data tersebut,7.Ulangi langkah 1-4 dengan mengatur diameter menggunakan inverter frekuensi sebesar 8,3 m (44hz) dan (8,1hz) untuk mendapatkan data selanjutnya,8.Mengolah data penelitian yang didapatkan, 9.Mengalisa data penelitian untuk mengetahui hubungan antara variable yang telah di tentukan, 10.Menarik kesimpulan data penelitian untuk mengetahui hubungan antara hubungan varieable yang telah dientukan, 11. Dari pengujian ini didapatkan variasi diameter nozzle 19mm mendapatkan tekanan suction sebesar 1,97 Psi dan 1,95 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,28 Psi dan 14,22 Psi, Variasi diameter nozzle 23mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,30 Psi dan 2,30 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,36 Psi dan 14,35 Psi, Variasi diameter nozzle 25mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,43 Psi dan 2,40 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,43 Psi dan 14,46 Psi, Variasi diameter nozzle 28mm mendapatkan tekanan suction sebesar 2,79 Psi dan 2,42 Psi sedangkan tekanan discharge sebesar 14,50 Psi dan 14,55 Psi. Kata Kunci: Turbin Pelton, Diameter Nozzle, Head. </div>
<div> Abstrak: Motor DC sering digunakan di berbagai industri. Kecepatan motor DC biasa mengalami stabil akibat gangguan baik dari luar maupun parameter yang diubah dari fabrikasinya sehingga perlu melalukan rancangan pengendali. Pengendalian dan monitoring kecepatan putar motor DC dalam sebuah sistem proses sangat penting perannya dalam implementasi di industri. Pengendali putaran motor DC dengan metode Proporsional merupakan sebuah sistem yang memanfaatkan pengendalian Proporsional untuk melakukan pengendalian terhadap kecepatan motor DC, agar dapat mempertahankan kecepatan yang diinginkan apabila diberi beban. Pada penelitian ini dilakukan perancangan pengendali kecepatan motor DC terkendali jangkar dengan metode pengendali Proporsional (𝐾𝑃) agar putaran motor DC terkendali jangkar tetap konstan ketika terbebani. Dari hasil perancangan dan simulasi dengan Matlab untuk fungsi alih sistem tanpa pengendali diperoleh sistem stabil dengan waktu 3,3 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi, untuk fungsi alih sistem dengan pengendali proporsional untuk Kp = 25 diperoleh sistem stabil dengan waktu 1,8 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi, untuk fungsi alih sistem dengan pengendali proporsional untuk Kp = 50 diperoleh sistem stabil dengan waktu 1,4 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi, untuk fungsi alih sistem dengan pengendali proporsional untuk Kp = 75 diperoleh sistem stabil dengan waktu 1,5 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi, untuk fungsi alih sistem dengan pengendali proporsional untuk Kp = 100 diperoleh sistem stabil dengan waktu 1,3 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi serta untuk fungsi alih sistem dengan pengendali proporsional untuk Kp = 125 diperoleh sistem stabil dengan waktu 2,2 detik dan tidak ada overshoot yang terjadi. Kata-kata Kunci: Motor DC terkendali jangkar, pengendali Proporsional, fungsi alih </div>
<div> Abstrak: Pembangkit energi listrik umumnya berbahan bakar fosil yang persediaannya semakin menipis di alam, untuk itu digunakan energi baru terbarukan seperti energi matahari, angin dan sebagainya. Kemajuan teknologi yang semakin pesat dalam bidang pembangkit listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya, membuat kemudahan dalam berbagai bidang khususnya sektor pertanian jagung. Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan sinar matahari melalui PLTS untuk mesin pemipil jagung, Penelitian menggunakan metode experiment, meliputi analisa kebutuhan, merancang, merakit dan ujicoba. Penulis merancang dengan membuat kerangka untuk menempatkan semua komponen-komponen PLTS untuk disatukan dikerangka, kerangka alat memiliki tinggi tiang 2 m, lebar tempat panel surya 69 cm panjang 112 cm, dudukan panel box dengan lebar 50 cm tinggi 60 cm, panjang mesin pemipil 46 cm lebar 27 cm tinggi 60 cm. Panel surya dibutuhkan 2 buah masing masing 100 Wp dengan total kapasitas 200 Wp, 1 buah baterai/aki dengan total kapasitas 100 Ah, Solar Charger Controller (SCC) berkapasitas 30 A dan 1 buah motor AC dengan kapasitas 220 Volt 150 Watt. Pengukuran tegangan motor AC rata-rata 217,4 Volt dan arus rata-rata 0,62 Ampere. Hasil penelitian berhasil dibuat dan berfungsi dengan baik menghasilkan biji jagung terpipil merata, membutuhkan durasi waktu pemipilan selama 1 jam dengan hasil pipilan 100 kg. Kata Kunci : PLTS, motor AC, Pemipil Jagung. </div>