Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
<div> Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di Koperasi Simpan Pinjam Balo’ Toraja (KSP BALO'TA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Faktor utama yang mendorong motivasi adalah insentif, penghargaan, dan peluang pengembangan karier, sementara disiplin kerja berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab kerja. Kurangnya motivasi dan disiplin dapat menyebabkan penurunan produktivitas serta ketidakefektifan dalam penyelesaian tugas. Oleh karena itu, strategi peningkatan motivasi dan disiplin kerja yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis. Studi ini memberikan rekomendasi kepada manajemen untuk menerapkan program pelatihan, sistem penghargaan berbasis kinerja, serta pengawasan yang lebih ketat dalam memastikan kepatuhan karyawan terhadap peraturan. <br><br>Kata kunci: Motivasi, Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan, KSP BALO'TA </div>
<div> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen keuangan dalam optimalisasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Provinsi Papua Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari enam pegawai BPPKAD yang terlibat langsung dalam pengelolaan BMD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen keuangan yang efektif berkontribusi pada transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan BMD. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, kurangnya pemanfaatan teknologi informasi, serta kendala regulasi yang sering berubah. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, optimalisasi sistem informasi, serta penguatan kebijakan dan pengawasan dalam pengelolaan aset daerah. Dengan implementasi strategi ini, diharapkan pengelolaan BMD dapat lebih optimal dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan. <br><br>Kata kunci: Manajemen Keuangan, Optimalisasi, Barang Milik Daerah, Pengelolaan Aset, BPPKAD. </div>
<div> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi dan akuntabilitas keuangan terhadap kepercayaan publik pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Intan Jaya. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 36 pegawai di instansi tersebut. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik. Aksesibilitas informasi keuangan, publikasi laporan yang tepat waktu, serta keterbukaan dalam menjawab pertanyaan publik menjadi faktor utama yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Kesbangpol. Selain itu, akuntabilitas keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan publik. Hal ini ditunjukkan melalui mekanisme pertanggungjawaban yang transparan, audit independen, serta konsistensi dalam penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan. Secara simultan, transparansi dan akuntabilitas keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan publik. Dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, Kesbangpol Kabupaten Intan Jaya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendukung efektivitas tata kelola keuangan publik <br><br>Kata kunci:Transparansi, Akuntabilitas Keuangan, Kepercayaan Publik, Good Governance. </div>
<div> Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Nabire. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap seluruh pegawai BAPPEDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, yang mencakup tanggung jawab, penghargaan, dan peluang pengembangan karier, memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai. Lingkungan kerja yang kondusif, termasuk fasilitas yang memadai, hubungan antarpegawai yang harmonis, serta komunikasi yang baik, juga berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas kerja. Analisis regresi menunjukkan bahwa kombinasi antara motivasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap efektivitas kerja dibandingkan ketika variabel-variabel tersebut dianalisis secara terpisah. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan keseimbangan antara beban kerja dan insentif, penguatan program pelatihan, serta penyediaan fasilitas kerja yang lebih optimal untuk meningkatkan kinerja pegawai dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif. <br><br>Kata Kunci: Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Efektivitas Kerja, Pegawai Negeri Sipil, BAPPEDA. </div>
<div> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja, motivasi kerja, dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampling jenuh, melibatkan 33 pegawai sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain, seperti kondisi kerja dan dukungan organisasi, lebih dominan dalam memengaruhi kinerja. Sementara itu, fasilitas kerja (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, karena fasilitas yang memadai meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Secara simultan, kemampuan kerja, motivasi kerja, dan fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Ketiga variabel ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif <br><br>Kata kunci: Kemampuan Kerja, Motivasi Kerja, Fasilitas Kerja, Kinerja Pegawai </div>
<div> Penelitian ini menganalisis kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam asistensi program kegiatan fisik di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari sembilan pegawai yang terlibat dalam asistensi program kegiatan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM dalam asistensi program mencakup pengetahuan teknis, keterampilan manajerial, kemampuan komunikasi, pengalaman kerja, kemampuan analisis, dan keterampilan interpersonal. Faktor yang mendukung kompetensi SDM meliputi pendidikan formal, pengalaman kerja sebelumnya, dukungan pimpinan, pelatihan, serta lingkungan kerja yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah keterbatasan pelatihan, anggaran yang tidak memadai, tingginya tingkat rotasi pegawai, kurangnya mentor, beban kerja yang tinggi, dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan program pelatihan dan dukungan institusional guna meningkatkan efektivitas asistensi program dalam pembangunan infrastruktur daerah. . <br><br>Kata kunci: Kompetensi SDM, Asistensi Program, Kegiatan Fisik, BAPPERINDA, Papua Tengah </div>
<div> Penelitian ini menganalisis pengaruh inventarisasi dan penilaian Barang Milik Daerah (BMD) terhadap kualitas laporan keuangan pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Provinsi Papua Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan jumlah sampel 56 pegawai BPPKAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inventarisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Proses inventarisasi yang sistematis dan berkala meningkatkan akurasi dan transparansi laporan keuangan, sehingga memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Sebaliknya, penilaian BMD tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Meskipun penilaian dilakukan dengan metode yang sesuai, faktor lain seperti sistem informasi aset dan kapasitas sumber daya manusia dapat mempengaruhi efektivitasnya. Secara simultan, inventarisasi dan penilaian BMD berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, menegaskan pentingnya pengelolaan aset yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas pengelolaan aset dan integrasi sistem informasi keuangan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah. <br><br>Kata kunci : Inventarisasi, Penilaian BMD, Kualitas Laporan Keuangan </div>
<div> Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana fungsi pengawasan memengaruhi kinerja pegawai di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Toraja Utara. Pengawasan yang efektif sangat penting untuk meningkatkan kinerja karyawan agar tujuan organisasi dapat dicapai. Untuk melakukan penelitian ini, pendekatan kuantitatif digunakan, dan teknik pengumpulan datanya digunakan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 34 karyawan yang menjadi sampel penelitian. Uji korelasi Pearson Product Moment, koefisien determinasi, dan uji-t digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pengawasan memiliki pengaruh sebesar 1,21% terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien korelasi 0,110Kinerja pegawai tidak dipengaruhi secara signifikan oleh pengawasan, menurut uji-t (t_hitung = 0,626 < t_tabel = 1,694). Ini menunjukkan bahwa faktor lain berperan lebih besar daripada pengawasan. Untuk meningkatkan kinerja pegawai pemerintah, studi ini menyarankan pengembangan sistem pengawasan yang lebih efisien. <br><br>Kata kunci: fungsi pengawasan, kinerja pegawai, Dinas Sosial, pengaruh manejerial </div>
<div> Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh Perilaku Kecanduan Judi Online Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar secara signifikan. Populasi dalam penelitian ini yaitu para mahasiswa /mahasiswi yang ada di Universitas Kristen Indonesia Paulus. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 73 sampel. Pengambilan sampel dilakukan dengan memberikan pernyataan atau pertanyaan tertulis kepada responden yang bekerja di Di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar agar kiranya dijawab. Analisis data yang dIgunakan yaitu analisis, koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (r²) dan uji T. Analisis data yang digunakan mencakup analisis koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (r²), dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kecanduan judi online berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, dengan adanya hubungan negatif antara kecanduan judi online dan prestasi akademik mahasiswa di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan untuk mengurangi dampak negatif kecanduan judi online terhadap prestasi akademik mahasiswa.. <br><br>Kata Kunci: Kecanduan Judi Online, Prestasi Akademik </div>