Repositori E-Journal

Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP

Toni Dewantoro, Sita Y...
Jurnal

Pengaruh Pengetahuan Manajemen Keuangan dan Keterampilan Kerja terhadap Kualitas Laporan Keuangan di BAPPEDA kabupaten Nabire

<div>&nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan manajemen keuangan dan keterampilan kerja terhadap kualitas laporan keuangan di BAPPEDA Kabupaten Nabire. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda, penelitian ini melibatkan 32 pegawai sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan manajemen keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya implementasi pengetahuan dalam praktik, serta perlunya penguatan sistem dan prosedur yang lebih efektif. Sebaliknya, keterampilan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, karena pegawai yang lebih terampil mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Secara simultan, pengetahuan manajemen keuangan dan keterampilan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, yang menegaskan pentingnya kombinasi kedua variabel ini dalam meningkatkan standar pelaporan keuangan pemerintah daerah. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi BAPPEDA untuk memperkuat pelatihan keterampilan kerja pegawai guna meningkatkan kualitas laporan keuangan.&nbsp;<br><br>Kata kunci: Pengetahuan Manajemen Keuangan, Keterampilan Kerja, Kualitas Laporan Keuangan, BAPPEDA, Akuntabilitas&nbsp;</div>

Agustina Benduruk , Am...
Jurnal

Peran Mediasi Kedisiplinan dan Loyalitas atas Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni

<div>&nbsp;Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap Kinerja Pegawai, peran mediasi kedisiplinan atas pengaruh motivasi terhadap kinerja, dan peran mediasi loyalitas atas pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif analistis dengan menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dengan sampel sebanyak 52 orang dari populasi 106 orang. Untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan digunakan metode pengumpulan survey dengan mengirimkan angket kuisioner, pengamatan, serta dokumentasi dari hasil studi pustaka. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan aplikasi PLS 3. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja, di mana nilai t-hitung 4,203&gt;t-tabel 1,92. Namun dengan mediasi kedisiplinan dan loyalitas tidak terdapat pengaruh motivasi secara signifikan terhadap kinerja pegawai. .&nbsp;<br><br>Kata kunci: motivasi, kinerja, kedisiplinan, loyalitas, Dinas Pertanian.&nbsp;</div>

Elisabeth Chresye Sahu...
Jurnal

Analisis Kualitas Laporan Keuangan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Nabire

<div>&nbsp;Penelitian ini menganalisis kualitas laporan keuangan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire sebelum dan sesudah implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan empat informan dari BPKAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPD meningkatkan akurasi pelaporan, transparansi, relevansi informasi, serta ketepatan waktu penyajian laporan keuangan, yang tercermin dalam pencapaian opini WTP selama delapan tahun berturut-turut. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan kompetensi pegawai, minimnya pelatihan, dan keterlambatan laporan dari OPD. Untuk mengatasi kendala ini, BPKAD menerapkan pelatihan pegawai, penguatan pengawasan, serta kolaborasi dengan instansi terkait guna meningkatkan kualitas laporan keuangan.<br><br>&nbsp;Kata kunci: Kualitas, Laporan Keuangan, BPKAD, Nabire, Papua Tengah&nbsp;</div>

Erick Tamaela, Corvis...
Jurnal

Analisis Kualitas Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya

<div>&nbsp;Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kualitas Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya. Jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data: observasi, wawancara dokumentasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 6 orang pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya dan OPD didalam lingkup Kab Intan Jaya. Teknik analisis data dengan analisis deskriftif kualitatif, mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Kualitas Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya, ditentukan oleh beberapa elemen penting akan diulas, termasuk transparansi proses, ketepatan waktu, akurasi laporan, responsivitas pegawai, dan penggunaan teknologi.2) Faktor pendukung dalam Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya, dapat diimplementasikan melalui: regulasi yang jelas, pelatihan pegawai, dukungan pimpinan, kolaborasi dengan pihak ketiga dan sistem informasi yang efektif. 3) Faktor penghambat dalam Layanan Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Intan Jaya diantaranya: kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, birokrasi yang rumit, keterbatasan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa, kurangnya pelatihan berkelanjutan dan ketidakpastian ketersediaan barang dan jasa. .<br><br>&nbsp;Kata kunci: Kualitas, Layanan Pengadaan Barang dan Jasa.&nbsp;</div>

Gusran, Kristian H.P....
Jurnal

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Kementerian Agama Kota Makassar

<div>&nbsp;Kinerja pegawai merupakan faktor utama dalam menentukan efektivitas dan efisiensi suatu organisasi, terutama di sektor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi menggunakan SPSS. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 pegawai yang dipilih dengan teknik sensus.. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang signifikan antara variabel-variabel tersebut pada tingkat kepercayaan 99% (p &lt; 0,01). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,611; p = 0,005), sedangkan lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan (β = 0,128; p = 0,540). Model regresi yang dihasilkan memiliki nilai R² sebesar 0,519, yang berarti lingkungan kerja dan budaya kerja secara bersama-sama mampu menjelaskan 51,9% variabilitas kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya kerja memainkan peran yang lebih dominan dibandingkan lingkungan kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat nilai-nilai budaya kerja, seperti integritas, profesionalisme, inovasi, dan komunikasi, guna mendorong kinerja pegawai yang lebih optimal. .&nbsp;<br><br>Kata kunci: Lingkungan Kerja, Budaya Kerja, Kinerja Pegawai, Manajemen Sumber Daya Manusia, Kementrian Agama&nbsp;</div>

Rufinus Gobay, Baharud...
Jurnal

Evaluasi Penilaian Kinerja Aparat Pengawasan Internal Pemerintah Pada Provinsi Papua Tengah

<div>Penelitian ini mengevaluasi kinerja Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) di Inspektorat&nbsp; Provinsi Papua Tengah dalam menjalankan fungsi pengawasan. Metode penelitian yang digunakan&nbsp; adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan&nbsp; dokumentasi dari lima informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja APIP&nbsp; mencerminkan komitmen terhadap pengawasan yang efektif dan akuntabel, didukung oleh pendekatan&nbsp; kolaboratif dan perbaikan berkelanjutan. Faktor utama yang mempengaruhi efektivitas pengawasan&nbsp; meliputi pengalaman kerja, objektivitas, integritas, kepatuhan, serta keterbatasan sumber daya. Dampak&nbsp; kinerja APIP terhadap efektivitas pengawasan terlihat dalam peningkatan akuntabilitas penggunaan&nbsp; anggaran dan transparansi tata kelola pemerintahan. Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan,&nbsp; diperlukan penguatan kapasitas SDM, peningkatan koordinasi antar lembaga, serta alokasi anggaran&nbsp; yang memadai.&nbsp; &nbsp;&nbsp;<br><br>Kata kunci: evaluasi, kinerja, pengawasan internal, APIP, transparansi&nbsp;</div>

Paulus Desaulus Nggang...
Jurnal

Implikasi Petunjuk Teknis dan Pelaksanaan Program Kerja terhadap Kualitas Pelayanan Publik di BAPPEDA Kabupaten Nabire

<div>&nbsp;Penelitian ini menganalisis implikasi petunjuk teknis dan pelaksanaan program kerja terhadap kualitas pelayanan publik di BAPPEDA Kabupaten Nabire. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 45 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petunjuk teknis (X1) berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan publik (Y), di mana kejelasan dan keterperinciannya meningkatkan efektivitas kerja pegawai. Pelaksanaan program kerja (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan publik, terutama dalam memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Secara simultan, petunjuk teknis dan pelaksanaan program kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, keterlibatan masyarakat, pelatihan pegawai, serta dukungan sarana dan prasarana dalam meningkatkan layanan publik di BAPPEDA Kabupaten Nabire.&nbsp;<br><br>Kata Kunci: Petunjuk Teknis, Program Kerja, Kualitas Pelayanan Publik.&nbsp;</div>

Beatrix Selpiana Rumer...
Jurnal

Analisis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan terhadap Kualitas Kinerja Keuangan di BAPPEDA Nabire

<div>&nbsp;Penelitian ini menganalisis pengaruh perencanaan, evaluasi, dan pelaporan terhadap kualitas kinerja keuangan di BAPPEDA Nabire. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan seluruh pegawai BAPPEDA Nabire sebagai sampel penelitian (52 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan, yang mengindikasikan perlunya perencanaan yang lebih berkualitas dan berbasis kebijakan yang relevan. Sebaliknya, evaluasi dan pelaporan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja keuangan. Evaluasi yang sistematis memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data yang meningkatkan efisiensi keuangan, sementara pelaporan yang transparan dan akuntabel memperkuat kepercayaan publik dan efektivitas pengelolaan keuangan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun perencanaan penting, peningkatan kualitas evaluasi dan pelaporan menjadi faktor kunci dalam mendukung kinerja keuangan yang lebih baik di sektor pemerintahan. Oleh karena itu, BAPPEDA Nabire disarankan untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mengoptimalkan evaluasi dan sistem pelaporan guna mencapai efektivitas pengelolaan keuangan daerah.&nbsp;<br><br>Kata Kunci : Perencanaan, Evaluasi, Pelaporan, Kinerja Keuangan, BAPPEDA&nbsp;</div>

Yermias E. Makamo Iyai...
Jurnal

Analisis Kepatuhan dan Prosedur Verifikasi terhadap Kualitas Kinerja Pegawai di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Papua Tengah

<div>&nbsp;Penelitian ini menganalisis pengaruh kepatuhan dan prosedur verifikasi terhadap kualitas kinerja pegawai di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Papua Tengah. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 32 pegawai. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja pegawai. Peningkatan kepatuhan terhadap prosedur dan kebijakan yang berlaku mampu meningkatkan kualitas kinerja secara keseluruhan. Sebaliknya, prosedur verifikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam penerapan dan efektivitas prosedur tersebut. Secara simultan, kepatuhan dan prosedur verifikasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas kinerja pegawai. Sinergi antara kedua faktor ini sangat penting untuk meningkatkan efektivitas kerja di BPPKAD Papua Tengah. Studi ini memberikan rekomendasi bagi instansi terkait untuk memperkuat budaya kepatuhan dan meningkatkan implementasi prosedur verifikasi guna mencapai kinerja optimal.<br>Kata kunci: kepatuhan, prosedur verifikasi, kinerja pegawai, BPPKAD, Papua Tengah&nbsp;</div>