Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
<div> Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen penilaian kinerja dosen, sejauh mana kinerja dosen dalam peningkatan kualitas akademik perguruan tinggi, dan sejauh mana mutu akademik yang dihasilkan dari kinerja dosen Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study research (studi kasus) dan bersifat deskriptif melalui data primer dan data sekunder menggunakan sepuluh informan di prodi teknika PIP Makassar. Hasil penelitian menyatakan bahwa manajemen penilaian kinerja dosen memiliki tiga tugas utama yaitu pendidikan, penelitian dan PKM. Berkembangnya perguruan tinggi sangat ditentukan dari kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Kinerja dosen memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas akademik perguruan tinggi sebagai pilar utama dalam proses pendidikan dan pengajaran, serta berperan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tahapan kinerja dosen (kemampuan merancang pembelajaran/RPS, penguasaan mata kuliah, metode). Tahapan mutu Pendidikan (Proses, infrastructural, media pembelajaran, aktivitas dalam pembelajaran). Publikasi penelitian dan PKM dosen teknika rutin dalam melakukan penelitian dan publikasi, dimana publikasi penelitian dosen untuk berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan mendukung pertumbuhan pengetahuan dalam bidang studi. Kesimpulan bahwa seorang dosen dituntut untuk berkinerja secara optimal sehingga menciptakan hasil produktivitas yang profesional dan bermutu tinggi terhadap kinerja dosen yang di lihat dari output yaitu lulusan yang berkualitas, kesuksesan alumni mencerminkan kualitas pendidikan yang diterima dosen. Sebagai rekomendasi agar dosen meningkatkan reputasi akademik institusi dan membantu memperkuat kontribusi ilmiah dalam publikasi. Kata Kunci: Evaluasi; Kinerja Dosen; Mutu Dosen; Teknika PIP; Tri Darma PT </div>
<div> ABSTRAK Skripsi ini bertujua untuk merancang atau rancang bangun alat penetas telur full otomatis berbasis rack roller yang diharapkan mempunyai presentase kebehasilan daya tetas yaitu diatas 90%. Pada proses penetasan telur ayam kampung dari segi alat tetas tradisional, semi otomatis, dan otomatiss, yang masih menggunakan pemutaran telur secara manual. Dalam hal ini tujuan untuk menginovasi dan mendesain alat penetas telur dalam pemutaran telur secara full otomatis berbasis rack roller, dimana sistem pemutaran telur dapat berputar secara halus untuk mengurangi resiko dalam kegagalan daya tetas telur. Suhu ideal untuk menetaskan telur ayam kampung adalah sebesar 37°C-39°C dan kelembapan yang dibutuhkan adalah 55%-60% (RH) yang dikendalikan secara otomatis oleh Thermohigrometer XH W300. Sistem pemutaran telur 180° pada rack roller setiap 3 jam sekali secara otomatis menggunakan pewaktu DH48S-S dengan penggerak motor mini AC. Kata Kunci: Inkubator, Rack Roller, Full Otomatis </div>
<div> ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru SMP dengan memperkenalkan keterampilan praktis dalam teknologi pendidikan dan penggunaan alat berbasis kecerdasan buatan (AI) di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara tatap muka (luring) dalam bentuk workshop berbasis praktik langsung dengan pendekatan lesson study (Plan-Do-See). Mitra kegiatan adalah Pemerintah Kecamatan Tamalate dan beberapa sekolah menengah pertama di Kota Makassar pada tanggal 16 Juli 2025 di aula kantor Kecamatan Tamalate, Makassar, yang diikuti oleh sekitar 25 guru perwakilan sekolah. Para peserta menggunakan perangkat pribadi untuk praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru setelah pelatihan. Sebelum kegiatan, hanya 28% peserta mampu membuat Google Form, meningkat menjadi 76% setelah pelatihan. Kemampuan mengelola Google Classroom naik dari 16% menjadi 72%, penggunaan Google Sheets dari 12% menjadi 68%, serta kolaborasi melalui Google Docs dari 20% menjadi 70%. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi, dengan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Google Forms, Google Classroom, dan Google Spreadsheet secara efektif. Banyak peserta menyatakan minat besar untuk menerapkan alat AI dalam pembuatan konten dan peningkatan interaksi pembelajaran. Umpan balik umumnya positif, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dalam mengeksplorasi AI secara mendalam, permasalahan akses internet, serta perbedaan tingkat kemampuan digital peserta. Pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi digital guru sesuai tujuan kegiatan, ditunjukkan oleh peningkatan keterampilan pada Google Forms, Classroom, Sheets, dan Docs. Peserta juga antusias memanfaatkan AI untuk mendukung pembelajaran, sehingga program ini efektif membekali guru dengan kemampuan praktis sekaligus menumbuhkan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. </div>
<div> Abstrak : Pandemi COVID-19 telah menyebabkan terganggunya sistem pendidikan dengan penutupan sekolah, dan siswa terpaksa belajar online dari rumah. Di Indonesia, bahkan sebelum pandemi, pendidikan sudah menjadi tantangan di daerah terpencil dan pedesaan di mana jaringan komunikasi sering tidak merata. Ketika pandemi COVID-19 melanda, banyak anak-anak di daerah terpencil yang tidak belajar selama berminggu-minggu karena tidak adanya internet di rumah atau harus berjalan berjam-jam untuk mendapatkan koneksi yang lebih baik untuk mengirim pekerjaan rumah mereka. UNICEF memperkirakan terdapat hampir 60 juta siswa di Indonesia terkena dampak ketika sekolah ditutup pada awal Maret. Meskipun hampir 47 juta rumah tangga atau 66 persen penduduk Indonesia memiliki akses ke internet, UNICEF mencatat bahwa pembelajaran online merupakan hal baru bagi banyak siswa dan guru. Untuk menjawab tantangan tersebut, sebuah proyek berbasis masyarakat dengan menggunakan teknologi sistem relay MIMO (Multi Input Multi Output) telah dilaksanakan di SDN 129 Lea Tana Toraja untuk membangun koneksi internet untuk sekolah-sekolah di daerah 3T dengan penerima manfaat adalah guru dan siswa. <br><br>Kata Kunci : MIMO relay system, COVID-19, Tana Toraja, education, remote areas </div>
<div> Abstract Mentuyo (suicide) committed by millennial children in Tana Toraja Regency during the Covid 19 pandemic became a shocking social event. These millennial children have committed suicide massively since the beginning of the pandemic in 2020. Until this research was conducted in July 2021, 25 Toraja millennials had committed Mentuyo by hanging themselves. Mentuyo is the act of an individual who intentionally and consciously commits suicide by hanging himself or hanging himself (mentuyology). Mentuyo's actions are increasingly worrying because they are almost evenly distributed in all sub-districts in Tana Toraja Regency, giving speculation that mentuyo has a chain transmission effect. This concern is very reasonable because the Mentuyo events spread very quickly in the timeline. Posts in the form of photos of the perpetrators that the alleged suicide motives and the methods used were uploaded on various social media platforms such as Facebook, Instagram, Twitter, and WhatsApp groups. The purpose of this study is to find out the factors that cause Mentuyo for millennial Toraja children and social mitigation measures taken by the government, religious leaders, and traditional leaders (aluk todolo) to reduce the number of Mentuyo. This study was designed in a descriptive qualitative manner using a phenomenological approach. Data collection techniques used are observation and direct observation (participant observation), in-depth interviews (in-depth interviews), and secondary data analysis (secondary data analysis). The technique used in selecting key informants is a purposive sampling technique, namely selecting informants who are the closest people to the Mentuyo perpetrator, namely parents, friends and ex-lover. Other vital informants are traditional leaders, religious leaders, journalists, and local government representatives The results of the study found that Toraja millennial children did Mentuyo due to several factors. The first factor, they do Mentuyo due to feeling bored with life, unable to withstand the illness they are suffering from, moodiness, feeling jealous, and disappointed because their love relationship is not going smoothly. The second factor, Mentuyo for the Toraja people, is not a disgrace or a sin. The body of the Mentuyo perpetrator is treated the same as death in general. According to the teachings of aluk todolo, the status of death due to Mentuyo, due to illness or accident, is the same. It's just a different way of dying. Mentuyo's actions are strongly influenced by the cultural values and traditional beliefs of the Toraja people about death. For the Toraja people, "death is luck" - has ended all suffering - as well as the beginning of a new life (life afterlife). Death is life itself. The Toraja tribe views death as a process of transferring or transferring the spirit (soul) to another world. Another finding from this study is that a strong synergy between the social and cultural environment is needed to mitigate the suicidal desire of millennial children. The active role of the government, traditional leaders, and religious leaders in socializing and educating about the negative impact of mentuyo are very much needed. Education on how to smartly use social media is also very much needed. It is urgent to appeal or even a prohibition not to make posts, upload pictures or report excessively about suicides. This effort is believed to be able to reduce the suicide rate among millennial Toraja children <br><br> Kata Kunci: Mentuyo (suicide), Pandemic Covid-19, Toraja Culture, Aluk Todolo </div>
<div> Abstrak: Teknologi berkembang semakin pesat dengan adanya pemanfaatan internet dan juga media digital. Teknologi dan media digital menjadi salah satu komponen penting bagi para pelaku usaha dalam memasarkan produknya secara online karena dinilai lebih menguntungkan dapat menjangkau calon konsumen/pelanggan potensial dalam cakupan yang luas tanpa batasan ruang dan waktu dengan biaya pemasaran yang lebih murah dibandingkan dengan pemasaran secara offline. Terlebih lagi di situasi COVID-19 saat ini, pemasaran online dianggap sebagai salah satu cara bagi para pelaku usaha agar dapat mempertahankan usaha ataupun jasa yang mereka pasarkan. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi penerapan digital marketing dalam peningkatan pendapatan UMKM Produk Kuliner di Makassar. Penelitian mengenai strategi penerapan digital marketing pada UMKM yang diajarkan dalam salah satu mata kuliah yang ditawarkan pada program MBKM akan mampu menyelesaikan permasalahaan yang terkait dengan Rencana Strategis (RENSTRA) Penelitian UKI Paulus pada tema Penegakan Hukum, Otonomi Daerah Dan Desentralisasi (Law Enforcement, Regional Autonomy and Decentralization) dengan focus pada Sosial Humaniora, Seni Budaya, Pendidikan Penelitian Lapangan Dalam Negeri (Kecil). Penelitian akan dilaksanakan kurang lebih 1 bulan, di mana penelitian akan dilakukan dengan metode kualitatif dan dianalisis dengan metode Miles dan Huberman yaitu: pengumpulan data (collecting data), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verification). Data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi di mana peneliti terlibat langsung dengan aktifitas informan sehari-hari agar diperoleh data yang valid. Hasil yang akan dicapai yaitu menemukan strategi penerapan digital marketing dalam peningkatan pendapatan UMKM produk Kuliner di Makassar dan juga memberi manfaat bagi program MBKM sebagai penerapan penelitian kewirausahaan dalam masyarakat. Hasil dan luaran lainnya adalah telah dipublikasi pada Jurnal Nasional Ber-ISSN: Accounting Profession Journal (APAJI), e-ISSN 2686-0058, p-ISSN 2715-7695 Vol 4 No 1 bulan Januari 2022, web UKI Paulus, dan media massa Tribun Timur. </div>
<div> Abstrak Kebutuhan air bersih suatu perumahan Citraland Tallasa City menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan karena ketersediaan air bersih diperumahan merupakan sarana yang mutlak. Untuk itu dibutuhkan alat berupa pompa untuk mendistribusikan air tersebut. Pompa adalah alat yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu tempat ketempat yang lain melalui media pipa atau saluran dengan cara menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata jumlah debit air yang masuk ketandon, mengetahui jumlah rata-rata pemakaiaan yang didistribusikan per hari, mengetahui kebetuhan air dengan asumsi jumlah huni 5 cluster 250 unit rumah, mengetahui daya pompa. Objek pada penelitian ini adalah perumahan Citraland Tallasa City. Dari hasil penelitian yaitu jumlah rata-rata debit air yang masuk ketandon adalah sebesar 384 m 3 /hari, jumlah rata-rata pemakaian yang didistribusikan sebanyak 273,28 m 3 /hari. Dari hasil ini kita dapat menentukan, kebutuhan debit air pada perumahan masih dapat terpenuhi untuk kebutuhan sehari-hari. Kata kunci: Air, Pompa, Perumahan </div>
<div> Abstract Motorcycles are a highly efficient and effective means of transport. Currently, the increasing number of motorcycle products allows consumers to buy the correct motorcycle and according to their wishes, requirements, and abilities. The objective is to design and use the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) method to choose a motorcycle product. The MAUT method has advantages, including simple calculations, leads to the ultimate value used to classify vehicles and determines the weight value of the criteria that leads to vehicle selection according to the buyer's wishes and needs. The data sources are based on the data required, namely observations and interviews with the public as motorcycle users and motorcycle dealers in the North Sumatra Region as a sample. Price, quality, design, after sales, fuel consumption and popularity are the criteria for evaluation. While Honda, Yamaha and Suzuki for motorcycles moped; sport; and matic are the alternatives used in research. The ranking results are obtained with the final value on alternative 1 = 0.8500; alternative 2 = 0.7500; and alternative 3 = 0.2250, so alternative 1 (Honda (New Vario 125 Esp CBS-ISS) is the alternative chosen as a recommendation in the selection of two-wheeled vehicles based on needs. The results of this study demonstrate that MAUT can be used as a recommendation for the public in choosing motorcycle products based on needs. <br><br>Keywords Motorcycle, DEATH Method, As Needed, DSS, Ranking. </div>
<div> Abstract. In this paper design of the robot Vacum Cleaner, based on the Arduino Mega 2560 is the can walk and vacuum the floor. In this study, a microcontroller is used to regulate the work of the robot based on data obtained by six sensors, and the robot’s movement is driven by motor driver to the left and right, forward and backward, where the input is given through the keypad in the form of dust and garbage thisness, provided that if the dust thickness is (30mg )/(mm )3 then the LCD will display binary logic “1”, and if the Dust thickness is ≥0,30 mg/mm3then the data will be displayed on the LCD is binary logic “0”.In designing this robot, four ultrasonic sensors are needed as proximity sensors, also needed a sensor to detect the thickness of the dust,as well as an infrared sensor as a sensor to detect thick garbage. In testing the vacuum cleaner robot, the four ultrasonic sensors, S1,S2,S3,S4 are designed as the cardinal directions, north south,east west, as input data on the microcontroller, and two motor drivers as microcontroller outputs that can move forward and backward,forward turn left, forward turn right, backward turn left, backward turn right as an output to move the robot vacuum cleaner. When the vacuum cleaner robot moves, the dust sensor will detect dust, if the dust thickness is 0,30 mgmm3 , the LCD is logic “1”, the sensor will. Work and the vacuum cleaner will sweep the flour while sucking, if the dust thickness ≥30mgmm3 , infra red sensor will work with a logic LCD display logic “0”, then the motor driver will stop. The vacuum cleaner does not suck up dust or thick garbage. Keywords: Robot, Vacuum Cleaner, Arduino Mega 2560 Microcontroller, Sensor, motor driver </div>