Temukan koleksi jurnal penelitian ilmiah mahasiswa UKIP
<div> Tujuan dari penelitian ini membandingkan tingkat kesehatan bank BUMN berdasarkan profil risiko, tingkat tata kelola perusahaan yang baik (GCG), rentabilitas (rentabilitas), dan permodalan (Capital). Strategi penelitian kualitatif dipilih sebagai metodologi penelitian dalam penelitian ini (studi kasus). Kajian ini dilakukan antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2020. Metode RGEC, berdasarkan rumus dan kriteria yang telah ditetapkan, merupakan pendekatan analisis yang digunakan untuk membandingkan nilai tingkat kesehatan masing-masing bank umum BUMN (Surat Edaran Bank Indonesia No. .13/24/DPNP 25 Oktober 2011, n.d.). Temuan Kajian dan Profil Risiko Berbeda dengan Bank BNI, Bank BRI mendapat predikat sangat sehat. Bank BRI, Bank BNI, dan Good Corporate Governance (GCG) diberi predikat.<br><br> Kata kunci: Tingkat, Kesehatan , Bank BUMN, Metode RGCE, Bursa Efek, </div>
<div> Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan, pengalaman kerja dan lingkungan kerja SDM pada satuan kerja pejabat pembuat komitmen Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Studi kasus kelompok padat karya). Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini akan memfokuskan pada kemampuan yang dimiliki oleh SDM, pengalaman kerja SDM ditempat kerja sebelumnya, dan lingkungan kerja yang dirasakan oleh SDM saat ini. Program padat karya melibatkan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pemeliharaan jalan seperti pembuatan saluran air dan drainase pada bahu jalan. Program ini sangat membantu dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Mamasa, dengan sistem pemberian upah secara mingguan berdasarkan daftar hadir yang diberikan kepada masing-masing mandor atau ketua kelompok yang kemudian dilaporkan kepada pelaksana teknik untuk dibuatkan surat permintaan pembayaran upah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggota kelompok padat karya berkerja keras dengan motivasi dan semangat yang tinggi. Dengan menerapkan sikap kerja yang jujur, sabar dan bertanggungjawan maka akan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas sehingga tenaga mereka bisa terus dipakai dalam program padat karya berikutnya. <br><br>Kata Kunci: Analisis; Kemampuan; Pengalaman Kerja; Lingkungan Kerja SDM </div>
<div> Penelitian ini dilakukan di Desa Sepang kecamatan Messawa Kabupaten Mamasa. Untuk menganalisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa menggunajan jenis data Kualitatif sedangkan untuk menganalisis Kinerja Keuangan Pemerintah Desa digunakan jenis data Kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam peneltian ini adalah Kepala Desa, Sekertaris Desa, bersangkutan. Hasil penelitian Desa mulai dan Aparat Desa serta juga kepada Masyarakat yang ini dari menunjukkan bahwa dalam Pengelolaan Alokasi Dana perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban telah dilakukan secara transparan dan akuntabel serta dilakkan dengan tertib dan disiplin anggaran. Pada tahap pertanggungjawaban secara administrasi sudah baik hanya saja masih mengalami keterlambatan. Sedangkan Hasil penelitian Kinerja keuangan pemerintah pada tahun 2019-2021 dilihat dari hasil perhitungan rasio Efektivitas di kategorikan cukup efektif, karena rata-rata efektivitasnya yaitu sebesar 90,95%. Pada Rasio Efisiensi dikategorikan Kurang Efisien, karena rata-rata efisiensinya yaitu sebesar 98,46%. <br><br>Kata Kunci: Alokasi Dana Desa; Perencanaan; Pelaksanaan; Pertanggungjawaban; Efektivitas; Efisiensi; Kinerja Keuangan </div>
<div> Perkembangan pemasaran digital telah mendorong perubahan perilaku konsumen, khususnya dalam konteks pembelian impulsif produk kecantikan. Digital marketing dan user generated content (UGC) menjadi dua elemen penting dalam lingkungan pemasaran digital yang berpotensi memengaruhi impulse buying konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis temuan penelitian terdahulu mengenai peran digital marketing dan user generated content dalam mendorong impulse buying konsumen produk kecantikan, dengan fokus konteks pada merek Make Over. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dan relevan dengan topik penelitian. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa digital marketing berperan sebagai stimulus pemasaran melalui konten visual, promosi, dan kemudahan akses informasi, sementara user generated content berfungsi sebagai bukti sosial yang meningkatkan kepercayaan konsumen. Interaksi kedua faktor tersebut menciptakan kondisi psikologis yang mendorong terjadinya impulse buying, terutama pada industri produk kecantikan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan merangkum dan mengintegrasikan temuan temuan penelitian sebelumnya, serta menjadi landasan bagi penelitian empiris selanjutnya yang berfokus pada merek kosmetik lokal seperti Make Over. <br><br>Kata kunci: Digital marketing, user generated content, impulse buying, Make Over, systematic literature review. </div>
<div> Penelitian ini bertujuan menggambarkan peran Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam memengaruhi keputusan pembelian parfum merek Octarine pada kalangan Gen Z di Kota Pekalongan. Perkembangan media sosial yang pesat membuat ulasan, komentar, serta konten digital lainnya menjadi sumber informasi utama yang membentuk persepsi, penilaian produk, dan kecenderungan membeli. Gen Z yang dikenal intens menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan e-commerce memperlihatkan ketergantungan tinggi pada e-WOM dalam memenuhi kebutuhan kognitif dan afektif sebelum menentukan pilihan parfum yang sesuai dengan citra diri dan preferensi aroma mereka . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam terhadap konsumen yang telah membeli parfum Octarine karena pengaruh e-WOM. Temuan menunjukkan bahwa kredibilitas sumber, intensitas penyebaran informasi, dan karakteristik konten ulasan menjadi faktor paling berpengaruh dalam menguatkan niat membeli. Berdasarkan Theory of Planned Behaviour, sikap terhadap produk, norma subjektif dari influencer atau teman, serta kontrol perilaku yang dirasakan berkontribusi dalam membentuk keputusan pembelian. Konten review yang dirasa jujur, relevan, dan menghibur terbukti meningkatkan keyakinan konsumen dalam memilih varian parfum Octarine .Hasil penelitian menegaskan bahwa e-WOM menjadi elemen strategis dalam proses konsumsi Gen Z, namun komunikasi langsung antarindividu tetap memiliki peran pelengkap. Studi ini menawarkan kontribusi praktis bagi produsen parfum Octarine untuk merancang strategi pemasaran hybrid yang menggabungkan kekuatan e-WOM dengan pendekatan offline yang lebih personal. Selain itu, penelitian memberikan wawasan akademik mengenai perilaku konsumen Gen Z di kota kecil serta dinamika pengaruh e-WOM dalam industri personal care di Indonesia. <br><br>Kata kunci: e-WOM, Parfum octarine, Gen Z, Keputusan pembelian. </div>
<div> Perkembangan digitalisasi dan meningkatnya penetrasi internet telah mendorong pertumbuhan pesat marketplace di Indonesia, yang mengubah landscape industri ritel secara signifikan. Ekspansi platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada menghadirkan kenyamanan, beragam produk, serta efisiensi transaksi, sehingga mendorong pergeseran preferensi konsumen dari belanja offline ke online. Perubahan ini membuka peluang bagi pelaku ritel untuk memperluas pasar, namun sekaligus menimbulkan tantangan berupa persaingan harga, promosi agresif, dan tuntutan inovasi yang lebih tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan ritel konvensional mengalami penurunan jumlah pelanggan karena kurang mampu bersaing dengan keunggulan teknologi dan efisiensi biaya yang ditawarkan marketplace. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah jurnal, buku, laporan penelitian, dan publikasi ilmiah yang membahas perkembangan marketplace dan dampaknya terhadap daya saing ritel. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori perilaku konsumen, disruptive innovation, omnichannel retailing, serta transformasi digital untuk memahami dinamika perubahan di industri ritel. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekspansi marketplace memengaruhi daya saing ritel melalui perubahan perilaku konsumen, peningkatan transparansi harga, efisiensi operasional, serta percepatan digitalisasi. Untuk mempertahankan daya saing, ritel perlu mengadopsi strategi omnichannel, memanfaatkan teknologi ERP dan CRM, meningkatkan inovasi layanan digital, serta mengoptimalkan manajemen supply chain berbasis data. Temuan ini menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai kunci keberlanjutan ritel di era persaingan berbasis marketplace. .<br><br> Kata kunci: marketplace, retail, competitiveness, digital transformation, omnichannel. </div>
<div> Perkembangan digitalisasi dan meningkatnya penetrasi internet telah mendorong pertumbuhan pesat marketplace di Indonesia, yang mengubah landscape industri ritel secara signifikan. Ekspansi platform seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada menghadirkan kenyamanan, beragam produk, serta efisiensi transaksi, sehingga mendorong pergeseran preferensi konsumen dari belanja offline ke online. Perubahan ini membuka peluang bagi pelaku ritel untuk memperluas pasar, namun sekaligus menimbulkan tantangan berupa persaingan harga, promosi agresif, dan tuntutan inovasi yang lebih tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan ritel konvensional mengalami penurunan jumlah pelanggan karena kurang mampu bersaing dengan keunggulan teknologi dan efisiensi biaya yang ditawarkan marketplace. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah jurnal, buku, laporan penelitian, dan publikasi ilmiah yang membahas perkembangan marketplace dan dampaknya terhadap daya saing ritel. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori perilaku konsumen, disruptive innovation, omnichannel retailing, serta transformasi digital untuk memahami dinamika perubahan di industri ritel. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekspansi marketplace memengaruhi daya saing ritel melalui perubahan perilaku konsumen, peningkatan transparansi harga, efisiensi operasional, serta percepatan digitalisasi. Untuk mempertahankan daya saing, ritel perlu mengadopsi strategi omnichannel, memanfaatkan teknologi ERP dan CRM, meningkatkan inovasi layanan digital, serta mengoptimalkan manajemen supply chain berbasis data. Temuan ini menegaskan pentingnya transformasi digital sebagai kunci keberlanjutan ritel di era persaingan berbasis marketplace. . <br><br>Kata kunci: marketplace, retail, competitiveness, digital transformation, omnichannel. </div>
<div> Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, persepsi dukungan organisasi, dan etika kerja Islam terhadap kinerja guru dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi di Amal Usaha Muhammadiyah Dikdasmen PCM Wanasari Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 105 guru dari delapan satuan pendidikan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika kerja Islam berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi dan kinerja guru dengan effect size paling dominan. Persepsi dukungan organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap komitmen organisasi. Namun, kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kinerja guru. Komitmen organisasi juga tidak terbukti sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara ketiga variabel independen dengan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks lembaga pendidikan berbasis nilai keislaman, faktor spiritualitas dan etos kerja Islami memiliki peran lebih sentral dibandingkan kepemimpinan dan dukungan organisasional dalam membentuk loyalitas dan meningkatkan performa guru. <br><br>Kata kunci: kepemimpinan transformasional, persepsi dukungan organisasi, etika kerja Islam, komitmen organisasi, kinerja guru. </div>
<div> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan inovasi produk terhadap peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pempek di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pelaku UMKM pempek di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan pelaku usaha masih didominasi oleh pendekatan konvensional, namun telah mulai beradaptasi dengan penerapan teknologi digital, seperti pemanfaatan platform penjualan daring dan layanan pesan antar. Sementara itu, inovasi produk dilakukan melalui peningkatan kualitas bahan baku, modifikasi kemasan, serta pengembangan varian produk yang disesuaikan dengan preferensi konsumen modern. Kombinasi antara strategi pemasaran adaptif dan inovasi berbasis kualitas terbukti mampu memperkuat daya saing UMKM pempek, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta memperluas jangkauan pasar. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan UMKM kuliner tradisional dalam menghadapi dinamika persaingan bergantung pada kemampuan mereka berinovasi dan mengintegrasikan strategi pemasaran yang relevan di era digital. Kata kunci: strategi pemasaran, inovasi produk, daya saing, UMKM, pempek </div>